Asyiknya Bangun Cinta

Insya Allah, tema ini seperti buku nya sendiri bisa menjadi panduan Sahabat yang dalam penantian jodoh atau bahkan yang sudah menikah dan ingin senantiasa menyuburkan cinta bersama pasangan halal.
Beberapa ilmu yang insyaAllah bisa Sahabat dapatkan diantaranya:
1. Bagaimana membangun paradigma yang benar tentang pernikahan dan bangun cinta?
2. Tips menjadi lelaki idaman (Diidamkan calon istri, dirindukan calon mertua)
3. Tips menjadi wanita idaman (Diidamkan calon suami, didambakan calon mertua)
4. Bagaimana strategi menjemput jodoh yang benar dan berkah?
5. Bagaimana menjalankan proses ta'aruf sampai khitbah yang sesuai syari'at?
6. Bagaimana merancang walimah yang berkah, indah, dan berkesan namun tetap syar'i?
7. Bagaimana menjalani malam pertama yang sesuai tuntunan Rasulullah?
8. Asyiknya membangun cinta bersama pasangan halal
9. Bagaimana mengenal dan memahami psikologi pasangan?
10. Bagaimana merancang keluarga ideal yang akan dibangun?

11. Bagaimana mendulang rizki yang berkah dengan menikah?
12. Strategi memersiapkan generasi emas
13. Bagaimana menyikapi permasalahan antara suami istri juga mertua?
Terkhusus buku ABC ( asyik nya bangun cinta ) ini, kita ingin sharing tentang step-step untuk mempersiapkan, menjalani sampai mempertahankan pernikahan yang sakinah dan berkah
Oh ya, saya ingin bertanya dulu. Siapa disini yang belum menikah? 😊
Nah, pertanyaannya saya lanjut khusus buat yang belum nikah
"Pilih calon suami yang pekerjaan tetap atau nggak tetap?"
"Pilih yang penghasilan suami tetap atau nggak tetap?" 😊
Nah pertanyaan ini sering saya tanyakan di awal pelatihan pra nikah
Saya jawab dengan sebuah dialog antara seorang lelaki dengan bapak calon mertua
Bapak: "kamu berani lamar anak saya. Udah punya kerjaan tetap belum?"
Lelaki: "kerjaan saya nggak tetap pak"
Bapak: "nanti mau ngasih makan apa buat anak saya?
Lelaki: "nasi Pak!"
Bapak: "pinter kamu ya!"
Lelaki: "alhamdulillah Pak"
Bapak: "terus penghasilan kamu gimana?"
Lelaki: "nggak tetap pak"
Bapak: "nanti mau tinggal dimana?"
Lelaki: "di rumah pak"
Bapak: "rumah siapa?"
Lelaki: "bisa rumah bapak, Rumah orang tua saya, atau rumah saya"
Bapak: "yang bener kamu.. jangan main-main sama saya.."
Lelaki : "gini pak, kerjaan saya memang ga tetap.. kadang  hari ini mesti ekspansi ke Australia, besok langsung ke prancis untuk pameran. Penghasilan saya juga gak tetap, kadang 500 juta sebulan, kadang 1 M

Nah itu, mesti dicek juga tuh kalau ada yang lamar kerjaannya tetap atau penghasilannya tetap

Apa sih bedanya jatuh cinta sama bangun cinta?
Jatuh itu sakit, bangun itu semangat 
Kita udah suka sama seorang ikhwan, eh dia juga suka mual ngeliat kita
 Ada lagi yang gak bisa move on sama masa lalunya. Hingga akhirnya gak bisa menerima orang yang ada di masa kini dan masa depan

Nah, bangun cinta konsepnya bukan fokus pada siapa jodoh saya?
Tapi bagaimana memantaskan diri untuk mendapatkan jodoh terbaik sari Allah
Di buku ABC diceritakan bagaimana saya memilih istri
Waktu usia 21 tahun saya udah siap nikah
Udah keliling indonesia untuk training

Ratusan ribu orang baik itu ikhwan dan akhwat pernah bertemu
Mudah bagi saya untuk memilih salah satunya
Tapi justru itu ujiannya,

Apakah kita mau jatuh cinta atau memilih bangun cinta
Dulu, saya punya kriteria sederhana
 Ingin nikah dengan akhwat yang hafidzah quran juga seorang dokter

Sederhana kan?

Masalahnya ada yang hafidzah
Tapi bukan dokter
Ada yang dokter tapi bukan hafidzah
Ada yang dokter juga hafidzah
Tapi udah punya suami

Aneh ya, ujian orang yang nikah itu emang berat. Beda sama yang pacaran

Karena yang pacaran disponsori syaitan corporation
Intinya, usia 23 saya punya tekad nikah
Dari siapa dia, ganti jadiSiapa aja 
Jadi intinya saya berdo'a, "ya Allah berikan saya jodoh yang belum pernah bertemu dengan saya. Agar utuh cinta kami, kekal hingga surga". Alhamdulillah dapat istri yang nggak pernah kenal saya sebelumnya. 😊
Alhamdulillah
==========================
Sesi Diskusi

1. Ukh Kheli 
Kang.. saya blh bertanya.. nama saya kheli fitria dan usia 31 thn. Kalau kasusnya seperti saya.. saya seorang akhawt yg usianya diatas 30 tahun.. klau dilihat dr segi pekerjaan  dan penghsilan lumayan.
Sejak 1 tahun yg lalu saya dikitbah sekrang lelaki dan yang jadi masalahnya sepettinya saya digantung kayak 
layangan.. klau didesak orangnya bilang kita tunggu dulu.. selalu begitu.. jadi bagaimana saya menyikapinya? Terima kasih
Jawab : 
Untuk masalah mba memang banyak yang kejadian seperti ini
Pertama kita mesti instrospeksi
Apa maksud Allah dengan ujian ini?
Bisa jadi kita yang kurang dekat sama Allah, atau justru ini rasa cinta Allah
Untuk ikhtiar lahirnya
Coba diberikan deadline
Kalau jangka waktu itu nggak ada jawaban dari sang ikhwan, sebaiknya diberikan kembali ikatannya
Itulah hikmah
Mesti segera waktu dari khitbah ke akad nikah

2. Ukh Wida 
Awal thn ini sy taaruf dg 2 org ikhwan. Semuanya mundur teratur..alasan nya minder... bagaimana ya kang klo ikhwan minder.. Hiks
Mungkin minder karena
Ikhwan pertama: minder dg keadaan keluarganya yg biasa
Mungkin...sy jg tdk tau pasti, karena saya dosen...
Padahal beliau sedangng lanjut s2
Insya Allah sy siap menerima... Tp mereka tidak siap mnerima saya 😭
JAWAB  : 
Gini mba, memang kita mesti paham dengan konsekuensi. Lelaki yang lebih muda atau lebih bawah ekonomi pasti ada perasaan takut ga sekufu.Takut gak sesuai harapan. Masalahnya lagi, ikhwan yang keren biasanya udah pada nikah muda
Berarti tugas kita adalah mencari yang ikhwan yang siap sekufu karena iman.Nggak memandang masalah harta dan karir

3. Ukt roswari
Bagaimana  agar mudah dalam menjemput jodoh? #masih penasaran dg kelanjutan ceritanya pak setia ni..
JAWAB :
Intinya, pantaskan diri sebelum Allah anugerahkan jodoh terbaik
Optimalkan ikhtiar dengan minta dicarikan oleh ortu, orang soleh
Dan senantiasa berdo'a

PENUTUP
Ada sebuah artikel yang mengatakan bahwa ternyata jodoh itu bukan masalah Qodarullah. Tapi pilihan manusia. Beda dengan rizki dan kematian. Artinya, kita sendiri yang memilih.
Mau cepat atau lambat
Mau karir dulu atau nikah dulu
Mau dengan dia atau dia
So, kalau mau cari yang kualitas bagus ya jangan cari di tempat sampah.
Kalau mau dapet dokter ya sering aja ke rumah sakit.
Punya temen dokter atau pura-pura jadi pasien. Soalnya dokter itu sibuk dengan akademis dan karir. Ga sempet cari jodoh. Nah, kalau kita sering dijumpai di komunitas dokter ya insyaAllah dapet dokter.

Resume Kajian Tauhid Akhawat 1
Narasumber:  Setia Furqon Kholid 
Tema: Asyiknya Bangun Cinta
Grup Kajian Tauhid Akhwat 1
Rabu, 17 Juni 2015
09.00-10.30 WIB 
Moderator:  Bunda Syauqi
Notulen:  Ukh Israq Maharani 
Tema : Asyiknya Bangun Cinta”